Tuhan oh Tuhan,..
Ijinkan saya untuk bisa korupsi..
Sekali ini saja di dunia yang fana ini,
tidaklah kehinaan akan menjadi hina karena kita hina bukan?
Berbeda ketika yang mulia kita hina, maka akan banyak orang yang merasa terhina, kemudian membalas hina itu dengan melebihi kehinaan.
Saya ingin korupsi,
karena mereka berkata korupsi itu lebih baik,
Kalau saya korupsi maka tidak akan disangkut-pautkan dengan penistaan agama saya, ketimbang saya bertutur menghina
Karena mencuri tidak akan ada yang menuntutku ke peradilan manusia itu,
Saya ingin korupsi,
Karena korupsi tidak membuat saya semakin miskin,
malahan saya jadi mengerti maksud sedekah dan arti bersabar,
mengambil uang orang untuk saya sedekahkan kepada diri saya sendiri, dan kemudian saya bersabar sampai orang tidak mengetahuinya beberapa lama, atau sampai masa peradilan saya selesai, sama saja harta saya tidak berkurang
Saya ingin korupsi,
karena dengan korupsi dan setelah saya di penjara pun gelar kedoktoran dan keprofesoran saya akan tetap terjaga, tidak akan ada yang menggugat gelar itu yang terhormat,
karena kehormatan saya akan tetap bisa terjaga,
saya akan tetap disowani, saya akan tetap dihargai sebagai seorang mantan pejabat
tetap akan bisa dipandang dengan mengatakan "lebih baik mantan koruptor"
padahal benar saya mantan koruptor yang masih memelihara uang korupsi saya lebih baik lagi dan aman
saya ingin korupsi
karena saya ingin seperti pejabat yang lain,
menjadi canggung untuk brgaul, menjadi canggung untuk berdiskusi,
karena tidak ada yang menjadi kebanggaan prestasi korupsi di antara rekan-rekan yang lain,
hanya mengkorupsi jatah buat istri, apa yang dibanggakan?
Saya ingin korupsi,
agar saya tahu bagaimana berkorupsi dan mampu meng-counter tindakan korupsi itu!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar